Islam Mazhab Pemikiran dan Aksi

Islam Mazhab Pemikiran dan Aksi

Rp49.000

Harga dilihat 2026-08-22 · belum termasuk ongkir

Titip beli — ongkir belum bisa dihitung. Kami belum tahu dari kota mana nourabooks.co.id mengirim, jadi ongkirnya belum bisa kami pastikan dan pesanan belum bisa kami terima. Barangnya tetap kami tampilkan lengkap dengan harganya supaya kamu bisa membandingkan.
Kirim ke mana? (wajib)
  • Dana ditahan sampai barang diterima — kalau harganya melewati batas atas, kami tidak membeli dan dana kembali utuh.
  • Faktur atas nama PT Riset Sinergi Sosial, bisa dilampirkan ke laporan dana penelitian.
  • Dibelikan manual oleh tim kami, biasanya 1×24 jam kerja.

Keterangan dari toko

Tentang Penulis Ali Syari‘ati adalah seorang intelektual Muslim, sosiolog, penulis, dan aktivis asal Iran yang lahir pada 23 November 1933 di Mazinan, Iran. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam pembaruan pemikiran Islam pada abad ke-20. Pemikiran-pemikirannya banyak memengaruhi generasi muda Muslim, khususnya menjelang Revolusi Iran. Ali Syari‘ati tumbuh dalam keluarga religius dan intelektual. Ayahnya, Muhammad Taqi Syari‘ati, merupakan seorang ulama yang aktif dalam gerakan pembaruan Islam. Sementara ibunya, berasal dari keluarga pemilik tanah kecil di Sabzevar, sebuah kota dekat Mashhad. Setelah menyelesaikan pendidikan di Iran, Ali Syari‘ati melanjutkan studi sosiologi di Universitas Sorbonne, Prancis. Di sana ia mempelajari filsafat, sejarah, dan teori sosial modern, sekaligus berinteraksi dengan berbagai pemikiran revolusioner dan anti-kolonial. Ali Syari‘ati mengajak masyarakat untuk memandang Islam bukan hanya sebagai agama ritual dan ibadah individual, tetapi juga sebuah kekuatan sosial yang mendorong perubahan dan pembebasan manusia dari penindasan. Menurutnya, Islam harus dipahami sebagai “mazhab pemikiran dan aksi”, yakni agama yang melahirkan kesadaran intelektual sekaligus gerakan nyata dalam kehidupan masyarakat. Ali Syari‘ati mengkritik sikap umat Islam yang memahami agama secara pasif dan hanya terfokus pada tradisi formal. Ia mengajak umat untuk kembali kepada semangat Islam yang revolusioner, adil, dan berpihak kepada kaum tertindas. Dalam banyak tulisannya, ia juga menekankan pentingnya peran intelektual Muslim dalam membangunkan kesadaran sosial masyarakat. Ali Syari‘ati wafat pada 1977 di Inggris dalam usia 44 tahun.

Barang lain yang mungkin cocok