IZZUDDIN AL-QASSAM; Sang Inspirator Pembebasan Palestina

IZZUDDIN AL-QASSAM; Sang Inspirator Pembebasan Palestina

Rp185.000

Harga dilihat 2026-08-21 · belum termasuk ongkir

Titip beli — ongkir belum bisa dihitung. Kami belum tahu dari kota mana pustakaarafah.com mengirim, jadi ongkirnya belum bisa kami pastikan dan pesanan belum bisa kami terima. Barangnya tetap kami tampilkan lengkap dengan harganya supaya kamu bisa membandingkan.
Kirim ke mana? (wajib)
  • Dana ditahan sampai barang diterima — kalau harganya melewati batas atas, kami tidak membeli dan dana kembali utuh.
  • Faktur atas nama PT Riset Sinergi Sosial, bisa dilampirkan ke laporan dana penelitian.
  • Dibelikan manual oleh tim kami, biasanya 1×24 jam kerja.

Keterangan dari toko

Hutan di luar desa Ya’bad, distrik Jenin, hari Rabu 20 November 1935 M. Sejak pagi buta sampai waktu Ashar, 400 pasukan penjajah Inggris mengepung sepuluh mujahid. Dalam baku tembak yang tidak seimbang tersebut empat mujahid gugur. Salah satunya adalah imam masjid, khatib, dan ulama kondang bernama Syaikh Muhammad Izzuddin Al-Qassam. Peristiwa itu menjadi detonator yang membangkitkan dan meledakkan jihad rakyat Palestina melawan penjajahan Inggris dan zionis-Yahudi hingga hari ini. Buku ini merekam secara detail lika-liku perjuangan tokoh dakwah, pendidikan, layanan sosial, dan jihad modern Palestina: Syaikh Muhammad Izzuddin Al-Qassam. Sejak beliau lahir di kampung Jabalah, Lattakia, 1883 hingga beliau menemui kesyahidan di Jenin, 1935. Kesungguhannya menuntut ilmu sejak bangku kuttâb hingga delapan tahun kuliah di Al-Azhar Kairo. Jerih-payahnya dalam mendirikan madrasah dan memberikan pendidikan gratis untuk rakyat Suriah utara. Tetes keringat dan darahnya dalam melawan invasi penjajah Italia di Libya dan Perancis di Suriah. Kesibukannya sebagai imam tetap, khatib, guru sekolah, pengurus organisasi pemuda, penghulu nikah, dan juru dakwah masyarakat. Puncaknya, organisatoris, instruktur militer, dan pemimpin organisasi jihad modern pertama di bumi Palestina. Jasa besarnya mengilhami kelompok Hammas untuk menamakan sayap militer mereka: Brigade Izzuddin Al-Qassam. Buku ini sangat layak Anda telaah. Temukan sejuta inspirasi, motivasi, dan hikmah yang progressif darinya!

Barang lain yang mungkin cocok