← Kembali

Rio Alfasyah

Dosen Praktikum Risos AI
Panduan Penggunaan Risos AI

Memandu peneliti & mahasiswa memakai setiap fitur Risos AI langkah demi langkah, langsung di aplikasinya.

Modul Belajar — Praktik Langsung

Belajar per fitur, langsung di dalam aplikasi Risos AI. Dosen memandu di layarmu, menyorot tombolnya, dan menjawab pertanyaanmu sampai paham.

1. Kenalan & Navigasi Risos AI Fondasi
Tur cepat seisi aplikasi: dashboard, pencarian, notifikasi, dan menu enam tahap riset — supaya kamu tak tersesat sebelum mulai bekerja. · ~30 menit
Masuk
2. Dasar AI Chat Riset Fondasi
Cara bertanya ke AI riset supaya jawabannya tajam: menyusun pertanyaan, melampirkan dokumen, memakai panel konteks, dan mengenali batas yang tetap harus kamu periksa sendiri. · ~25 menit
Masuk
3. Research Journey — Rumah Proyek Anda Fondasi
Menjadikan Research Journey rumah tunggal proyekmu: membuat proyek sesuai peran, menandai tahapan, memasang pengingat, menyimpan lampiran, dan mengundang pembimbing. · ~25 menit
Masuk
5. Idea Studio — Dari Topik ke Research DNA Menengah
Mengubah topik mentah jadi pertanyaan penelitian yang layak: kanvas per-zona, bantuan AI yang keputusannya tetap di tanganmu, pool literatur, analisis celah, sampai Research DNA. Satu ide baru kita buat bersama di kelas. · ~35 menit
Masuk
6. Proposal Builder — Menulis BAB I–III Menengah
Menulis BAB I sampai III per blok: memilih template, menyusun bab, memakai bantuan AI secara jujur, memasang sitasi dari pustakamu, cek koherensi, sampai ekspor. Isi pustaka referensimu dulu agar saran sitasi berasal dari sumber nyata. · ~40 menit
Masuk
8. Analisis Kuantitatif — dari Pintu Pekerjaan sampai hasil Menengah
Analisis kuantitatif alur Tanya-Analisis-Pahami: dari mengunggah data sampai narasi Bab IV siap sunting, lengkap dengan penjaga asumsi statistik. · ~40 menit
Masuk
9. Analisis Kualitatif — Koding Tematik (QDA) Menengah
Analisis tematik Braun & Clarke langkah demi langkah: memasukkan data, mengoding, membangun tema, menjaga keabsahan, sampai draf Bab IV. · ~58 menit
Masuk
13. Studio Visual — Visualisasi Data Riset Menengah
Membuat grafik yang jujur dari data risetmu: memilih sumber, memetakan kolom ke sumbu, memilih bentuk yang tepat, memakai template dan AI, lalu menyimpan dan mengunduh. Siapkan dataset atau hasil analisismu sendiri. · ~35 menit
Masuk
15. QDA Lanjutan — Visualisasi & Query (ala NVivo) Lanjut
Dua puluh alat visualisasi dan query ala NVivo — matrix, boolean, crosstab, word tree, sentiment, voice curve, sampai theory network AI — berikut cara membacanya secara jujur untuk BAB IV. Perlu analisis QDA yang sudah dikoding. · ~45 menit
Masuk
24. QDA Lanjutan — Keabsahan, Audit & Sidang Lanjut
Menyiapkan bukti keabsahan yang ditanya penguji: audit codebook, kualitas kutipan, kasus negatif, jejak konfirmabilitas, bracketing, peer review tiga persona, sampai ekspor standar REFI-QDA. Perlu analisis QDA yang sudah dikoding. · ~45 menit
Masuk
25. QDA Power — Organisasi, Koding Multimedia & Otomasi Power
Penutup rangkaian QDA: menambah data di tengah jalan, merapikan dengan Sets dan Annotations, mengoding rekaman dan gambar, membenahi label pembicara, sampai menguji ketajaman kode. Perlu analisis QDA yang sudah berjalan. · ~30 menit
Masuk
26. Kuantitatif — Membaca Hasil dengan Benar Lanjut
Wajah baru analisis kuantitatif: memilih pekerjaan alih-alih nama uji, membaca dua baris uji-t, membedakan grafik utama dari diagnostik, memahami penolakan yang jujur, dan mempertahankan angka di sidang. · ~38 menit
Masuk
27. Rencana Analisis — beberapa pertanyaan, satu alur yang bisa dipertahankan Menengah
Yang dikerjakan mahasiswa bukan satu uji, melainkan rencana: beberapa hipotesis, masing-masing butuh ujinya sendiri, dan urutannya berarti. Kelas ini memperagakan alur penuhnya — menulis pertanyaan, membiarkan Pohon Pandu memilihkan uji beserta ALASANNYA, menjalankan seluruh langkah, lalu membaca kartu keputusan saat asumsi dilanggar. · ~35 menit
Masuk
28. Ruang Data & Periksa Variabel — sebelum satu uji pun dijalankan Fondasi
Kesalahan paling mahal di analisis kuantitatif terjadi sebelum uji apa pun dijalankan: skala kolom salah terbaca, nilai hilang dibiarkan, baris terduplikasi. Semuanya menghasilkan angka rapi yang tak berarti dan tanpa satu pun galat. Kelas ini merapikan data dulu, lalu memeriksa bagaimana mesin membacanya sebelum melangkah ke analisis. · ~35 menit
Masuk
29. Memilih uji beda rerata — t, ANOVA, dan saudaranya yang non-parametrik Menengah
Satu keluarga uji menjawab satu bentuk pertanyaan: apakah rerata kelompok berbeda. Yang membedakan anggotanya cuma tiga hal — berapa kelompok, apakah kelompoknya orang yang sama, dan apakah datanya memenuhi syarat. Kelas ini mengajarkan tiga pertanyaan itu, bukan menghafal nama uji. · ~35 menit
Masuk
30. Memilih uji hubungan & prediksi — korelasi, regresi, dan batasnya Menengah
Keluarga kedua menjawab pertanyaan berbeda: apakah dua hal bergerak bersama, dan seberapa besar satu memprediksi yang lain. Kelas ini membedakan korelasi dari regresi, menunjukkan cara memasang variabel bebas dan terikat, dan menegaskan batas yang paling sering dilanggar di sidang: hubungan bukan sebab. · ~35 menit
Masuk
31. Membaca asumsi — normalitas, homogenitas, dan arti nilai p yang terbalik Menengah
Uji asumsi punya jebakan yang membuat banyak mahasiswa salah baca: di sini nilai p kecil bukan kabar baik. p di bawah 0,05 pada uji normalitas atau homogenitas berarti syaratnya DILANGGAR. Kelas ini membaca tabel asumsi, grafik diagnostiknya, dan pilihan lanjutan yang mengubah asumsi mana yang dipakai. · ~35 menit
Masuk
32. Guardian — saat asumsi dilanggar, beralih uji dengan alasan tertulis Lanjut
Asumsi yang dilanggar bukan akhir penelitian. Yang berbahaya adalah mesin yang menukar uji diam-diam, karena mahasiswa lalu melaporkan uji yang tidak pernah ia pilih. Kelas ini menunjukkan cara sistem menawarkan uji pengganti beserta alasannya, cara membandingkan hasil lama dan baru, dan cara menyimpan keputusan itu supaya bisa dipertahankan. · ~32 menit
Masuk
33. Ukuran efek & selang kepercayaan — kenapa nilai p saja tidak cukup Lanjut
Nilai p hanya menjawab apakah efeknya mungkin nol. Ia tidak mengatakan seberapa besar, dan pada sampel besar hampir apa saja jadi signifikan. Kelas ini membaca ukuran efek beserta selang kepercayaannya, mengenali selang yang mencakup nol, dan memakai besaran efek untuk menghitung berapa responden yang sebenarnya dibutuhkan. · ~32 menit
Masuk
34. Analis AI — bertanya dengan bahasa sendiri, lalu memeriksa kodenya Lanjut
Katalog uji tidak memuat semua pertanyaan. Analis AI menulis dan menjalankan kode statistik di kotak terisolasi, lalu menerangkan hasilnya beserta grafik yang ia gambar sendiri. Kelas ini mengajarkan cara bertanya supaya jawabannya berguna, dan yang lebih penting: cara memeriksa kode yang ia jalankan, karena yang mempertanggungjawabkannya di sidang tetap kamu. · ~32 menit
Masuk
35. Menyusun Bab IV dari rencana — lengkap dengan blok reproduksibilitas Lanjut
Bab IV yang baik bukan tempelan tangkapan layar. Ia mengikuti urutan rencana analisis, melaporkan tiap uji beserta asumsi dan ukuran efeknya, dan menyertakan jejak yang membuat angkanya bisa dihasilkan ulang. Kelas ini merangkai hasil tiap langkah menjadi naskah, lalu memasang blok reproduksibilitasnya. · ~32 menit
Masuk
36. Sidang — mempertahankan pilihan uji dengan kartu keputusan dan jejak audit Power
Di sidang, pertanyaan yang menjatuhkan bukan berapa nilai p, melainkan kenapa uji ini yang dipakai dan bagaimana kalau asumsinya dilanggar. Jawaban sistemnya yang memilih tidak bisa dipertahankan. Kelas ini menyiapkan tiga bekal: alasan tertulis tiap uji, kartu keputusan tiap pergantian, dan jejak yang membuat angkamu bisa dihasilkan ulang di depan penguji. · ~30 menit
Masuk

Gaya Mengajar

sabar, hangat, dan mengalir; menjelaskan dengan bahasa sehari-hari dan analogi sederhana; anti-jargon; seperti pendamping lab yang santai menemani